Selasa, 20 November 2012

Belajar Sunahnya Belajar hidup




Tiada ada kata yang pantas kita ucapkan selain mengucap syukur yang tiada terukur kepada Allah swt. Hanya dan karena kuasa-Nya akhirnya hidup kita masih bisa bernafas dan melihat langit luas.
Sholawat dan salam selalu tercurah kepada nabi Muhammad saw, inspirasi sepanjang hayat dan untaian rindu untuk selau melaksanakan sunahnya di setiap langkah guna meneladani sunah-sunahnya.
Rasulullah saw bersabda,”Man ahya sunnati faqod ahabbani waman ahabbani kaana ma’i fil jannahsiapa yang menghidupkan sunahku maka aku akan mencintainya, siapa yang aku cintai akan bersamaku di surga” (hadis riwayat Tirmidzi). Kurangnya kesadaran kita terhadap pendidikan karakter, membiasakan mereka untuk berpraktek sangat kurang. Maka yang ada sunnah semacam barang asing, padahal harus kita biasakan. Kapan lagi jika tidak dimulai dari sejak dini? Pepatah Arab berucap,” Man syabba ‘ala syaiin syaaba ‘alihi(siapa yang membiasakan sesuatu semenjak kecil maka dia akan terbiasa hingga dewasa).
Cukuplah bagi kita al-Qur’an sebagai petunjuk hidup. Begitu juga dengan sunah Nabi. Tiada ada yang paling berharga selain kita bisa ikut dan melaksanakan keduanya. Mengapa hidup kita terkadang kian susah dan bermaslah? Karena kita meninggalkan keduanya.kita lupa Allah dan jauh dari-Nya.
hidup ini sebenarnya ta'at atas perintah, to'at menjalankan adalah wasilah amal kita untuk mencetak setiap diri menemukan jati diri kita. cobalah berapa banyak kita berharap dan berdo’a, toh dengan berharap roja hati kita asa dan bahagia. bagaimana langkah kita untuk menjadikan kita, menjadikan mereka memiliki tutur kata dan nafasnya senantiasa mengenal rab-Nya, mengenal dan menghafal al-Qur’an, budi pekertinya adalah nilai-nilai al-Qur’an, jalan hidupnya akrab dengan menjalankan sunah nabinya. Dimalamnya bisa bangun malam, dipaginya bisa berdhuha, harinya dilengkapi sedekah, betapa indah kita menatap tingkah lakunya. Itulah yang harus kita mulai, agar generasi kita mendatang menjadi generasi Qur’ani, mengamalkan dan mencintai al-Qur’an. semoga bermakna dan bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar